Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Anton Suhartono
Australia menginstruksikan keluarga staf diplomatik di Israel dan Lebanon meninggalkan kedua negara tersebut (Foto: AP)

SYDNEY, iNews.id - Australia menginstruksikan keluarga staf diplomatik di Israel dan Lebanon segera meninggalkan kedua negara tersebut di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, terutama potensi serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Lebanon kemungkinan akan terdampak serangan tersebut, di mana kelompok proksi Iran, seperti Hizbullah, kemungkinan terlibat dalam pertempuran.

Departemen Luar Negeri Australia menginstruksikan semua anggota keluarga diplomat yang ditempatkan di Lebanon dan Israel untuk segera pergi.

"Situasi keamanan di Timur Tengah tidak bisa diprediksi," bunyi peringatan tersebut, seraya mengingatkan ketegangan di kawasan tetap tinggi serta risiko konflik militer yang panjang.

Disebutkan, peningkatan ketegangan bisa mengarah pada penutupan wilayah udara, pembatalan penerbangan, serta gangguan lain.

Meski demikian, Kedutaan Besar Australia di Tel Aviv maupun Beirut tetap beroperasi pada Rabu (25/2/2026).

Selain itu Deplu Australia juga merekomendasikan kepada anggota keluarga diplomat di Yordania, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA), untuk pulang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Jusuf Kalla, Makna Syahid, dan Pentingnya Menjaga Narasi Perdamaian

Internasional
11 jam lalu

Perundingan Damai AS-Iran Berakhir Gagal, Terganjal Isu Nuklir

Internasional
13 jam lalu

Ini Penyebab Perundingan AS-Iran Gagal Sepakati Perdamaian

Internasional
15 jam lalu

Wapres JD Vance: AS-Iran Gagal Capai Kesepakatan Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal