Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Anton Suhartono
Australia menginstruksikan keluarga staf diplomatik di Israel dan Lebanon meninggalkan kedua negara tersebut (Foto: AP)

SYDNEY, iNews.id - Australia menginstruksikan keluarga staf diplomatik di Israel dan Lebanon segera meninggalkan kedua negara tersebut di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, terutama potensi serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Lebanon kemungkinan akan terdampak serangan tersebut, di mana kelompok proksi Iran, seperti Hizbullah, kemungkinan terlibat dalam pertempuran.

Departemen Luar Negeri Australia menginstruksikan semua anggota keluarga diplomat yang ditempatkan di Lebanon dan Israel untuk segera pergi.

"Situasi keamanan di Timur Tengah tidak bisa diprediksi," bunyi peringatan tersebut, seraya mengingatkan ketegangan di kawasan tetap tinggi serta risiko konflik militer yang panjang.

Disebutkan, peningkatan ketegangan bisa mengarah pada penutupan wilayah udara, pembatalan penerbangan, serta gangguan lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal