Politikus Malaysia Bukan-bukaan soal Pengunduran Diri Mahathir sebagai Perdana Menteri

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Azmin melanjutkan, saat itu dia mengatakan kepada Mahathir, sistem demokrasi mengharuskan adanya jumlah dukungan. Di bawah UU Federal, Raja harus memutuskan siapa yang menjadi perdana menteri berdasarkan mayoritas dukungan dari parlemen.

"Akhirnya, Muhyiddin yang mendapatkan mayoritas itu. Tentu saja, kami datang sebagai pemerintahan baru, bukan melalui pemilihan namun melalui krisis politik. Tetapi krisis itu muncul karena orang ini mengajukan pengunduran diri," tuturnya.

Jika tidak mengundurkan diri, lanjut dia, Mahathir saat ini tetap menjadi perdana menteri dengan dukungan mayoritas parlemen.

Lebih lanjut Azmin mengungkapkan tetap menghormati Mahathir meski sudah berbeda kendaraan politik.

"Saya masih sangat menghormati, mencintai, dan menyayangi Mahathir. Dia merupakan negarawan. Saya mungkin tidak setuju dengan apa yang dia lakukan pada 24 Februari ketika dia mengajukan pengunduran diri tanpa memberitahukan sebelumnya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal