Polisi Tampar dan Pukul 2 Perempuan Berhijab: Saya Punya Wewenang untuk Lakukan Ini

Umaya Khusniah
Video polisi Prancis menyerang dua perempuan berhijab viral dan memicu kemarahan publik. (Foto: Reuters)

Perlakuan keras polisi memicu kemarahan warga net di media sosial. Mereka menyebut polisi Prancis Islamofobia.

Pernyataan yang dilampirkan pada rekaman di media sosial mengklaim, petugas polisi terjebak dalam lalu lintas dan menyalakan sirene untuk bergerak maju. Sementara itu, para wanita berjilbab yang memiliki hak jalan, mencoba menyeberang jalan. 

Petugas polisi lantas turun dari mobil. Mereka tidak membiarkan mereka lewat dan memukulinya.

Menanggapi peristiwa ini, Departemen Kepolisian Paris di media sosial  mengatakan, tim patroli polisi menyalakan sirene untuk menanggapi kendaraan yang melanggar aturan. Meskipun mendesak, kedua perempuan itu mencoba menyeberang jalan. 

"(Mereka) tidak menghormati polisi dan membuat mereka marah," katanya.

Situasi menjadi tidak terkendali ketika kerumunan masa terlibat. Kini, polisi akan mengajukan pengaduan terhadap kedua wanita itu.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cetak Sejarah Baru, Kemenag Lantik 15 Perempuan jadi Kepala KUA

57 tahun lalu

Situasi Terkini Kantor BGN saat Digeledah Kejagung, Masih Dijaga Ketat TNI-Polisi

57 tahun lalu

Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bermodus Pura-Pura Test Drive, Sudah 10 Kali Beraksi

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal