Polisi Pakistan Siaga Jelang Eksekusi Mantan PM Nawaz Sharif

Anton Suhartono
Polisi Lahore berjaga di Bandara Alama Iqbal Lahore jelang kepulangan Nawaz Sharif (Foto: AFP)

LAHORE, iNews.id - Pemerintah Pakistan mengamankan sebagian besar Kota Lahore, Jumat (13/7/2018), terkait rencana kepulangan mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif. Dia pulang untuk menjalani vonis penjara 10 tahun terkait korupsi.

Eksekusi Sharif diperkirakan akan memicu amarah para pendukungnya dari Pakistan Muslim League-Nawaz (PML-N). Apalagi vonis itu dijatuhkan menjelang pemilihan umum yang akan digelar 25 Juli.

Sharif divonis hukuman penjara 10 tahun pekan lalu atas tuduhan korupsi pembelian beberapa properti mewah di London, Inggris. Dia merasa sudah menjadi target untuk dijatuhkan oleh militer. Vonis itu juga dinilainya bermuatan politis.

"Saya sudah tahu itu. Saya akan langsung dijebloskan ke penjara. Saya ingin sampaikan kepada warga Pakistan bahwa saya melakukan ini untuk Anda, berjalan bersama saya, bergandengan tangan dan mengubah nasib bangsa ini," ujar Sharif, dalam tayangan video yang dirilis partai, seperti dikutip dari AFP.

Dalam tayangan itu tampak Sharif duduk di dalam pesawat, namun tak disebutkan kapan direkam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Internasional
9 hari lalu

Pakistan Mencekam, Pasukan Pemerintah Bunuh 145 Anggota Kelompok Separatis

Internasional
18 hari lalu

Kebakaran Dahsyat Landa Mal di Pakistan, Korban Tewas Tembus 67 Orang

Internasional
21 hari lalu

Horor! Mal Terbakar Hebat, 21 Orang Tewas 61 Lainnya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal