Polisi dan Anggota Badan Narkotika Baku Tembak di Mal, 2 Aparat Tewas 1 Terluka

Djairan
Ilustrasi baku tembak dengan senjata api. (Foto: AFP)

“Selama operasi, personel polisi sudah di lokasi tanpa sepengetahuan mereka (PDEA), dan orang yang terlibat dalam transaksi (narkoba) di sana adalah anggota PDEA,” kata pihak kepolisian, dikutip Aljazirah, Kamis (25/2/2021).

Dalam wawancara terpisah dengan situs berita Rappler, PDEA menolak mengomentari tuduhan polisi tersebut. Carreon mengatakan, penyelidikan bersama akan menguak apa yang terjadi. Namun, dia membenarkan polisi menyita ponsel dan senjata para anggota PDEA untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Foto-foto aksi baku tembak beredar di media sosial, yang menunjukkan polisi tampak seperti sedang mengumpulkan anggota PDEA. Polisi berjanji akan menyelidiki kasus itu. 

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sebelumnya mengklaim memiliki daftar aparat nakal yang terlibat dalam perdagangan narkoba.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 jam lalu

Polres Bogor Bongkar 74 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Rp10,8 Miliar dan Tangkap 95 Tersangka

4 hari lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

14 hari lalu

Kapolri Naikkan Pangkat 3 Polisi yang Gugur saat Gerebek Narkoba di Kalteng

15 hari lalu

Terungkap! Pemotor Ninja yang Pukul Pengendara di Jagakarsa Positif Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal