PM Sudan Abdallah Hamdok Jadi Tahanan Rumah usai Dikepung Militer

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Sudan, Abdallah Hamdok. (Foto: Reuters)

Sudan berada di ujung tanduk sejak rencana kudeta yang gagal bulan lalu memicu ketegangan hubungan antara kelompok militer dan sipil di negara itu. Perebutan kekuasaan antara kedua kelompok itu makin panas sejak penggulingan mantan Presiden Omar al-Basyir pada 2019.

Basyir lengser dari kursi kekuasaan setelah menghadapi demonstrasi massa selama berbulan-bulan. Transisi politik yang disepakati pascapenggulingan pemimpin Sudan itu sedianya dilanjutkan dengan pemilihan umum pada akhir 2023.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Internasional
4 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Nasional
11 hari lalu

WNI Gabung Tentara Asing, Yusril Ungkap Kewarganegaraan Tak Otomatis Hilang

Nasional
30 hari lalu

Prabowo: Saya Dituduh Jadi Diktator dan Mau Kudeta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal