PM Palestina Mohammed Shtayyeh Mundur, Begini Komentar Hamas

Anton Suhartono
Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh mengundurkan diri (Foto: Reuters)

Dalam pernyataan pengunduran diri kepada kabinet, Shtayyeh mengatakan tahap selanjutnya perlu mempertimbangkan kenyataan yang muncul di Gaza.

“Tahap mendatang membutuhkan pemerintahan dan politik baru yang mempertimbangkan perkembangan di Jalur Gaza,” kata Shtayyeh.

Selain itu, lanjut dia perlu perluasan kewenangan Otoritas Palestina (PA) atas seluruh wilayah.

Otoritas Palestina yang dibentuk 30 tahun lalu berdasarkan perjanjian perdamaian Oslo, menjalankan pemerintahan terbatas di sebagian wilayah Tepi Barat. PA, didominasi oleh faksi Fatah, kehilangan kekuasaan di Gaza terkait perselisihan dengan Hamas sejak 2007.

Fatah dan Hamas telah melakukan upaya untuk mencapai kesepakatan mengenai pemerintahan persatuan dan akan bertemu di Rusia pada Rabu pekan ini. 

Popularitas Hamas terus melonjak berdasarkan survei lembaga independen Palestina sejak perang 7 Oktober, bahkan mengalahkan Fatah yang saat ini menguasai pemerintahan PA. Bukan hanya di Gaza, dukungan bagi Hamas melonjak drastis di Tepi Barat yang dikuasai Fatah serta faksi politik lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
19 jam lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Internasional
19 jam lalu

Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Internasional
23 jam lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal