PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim memperingatkan warganya bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi memicu krisis ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya (Foto: AP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri MalaysiaAnwar Ibrahim memperingatkan warganya bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi memicu krisis ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya. Peringatan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang mengguncang pasar energi dunia.

Anwar mengatakan, salah satu risiko terbesar adalah jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lama. Jalur pelayaran strategis tersebut merupakan rute utama perdagangan minyak dunia sehingga gangguan di kawasan itu dapat memicu lonjakan biaya energi dan perdagangan internasional.

“Kita harus memantau situasi ini dan jangan sampai lengah seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Kita harus berhati-hati mulai sekarang,” ujarnya, dikutip dari The Star, Senin (9/3/2026).

Di tengah ketidakpastian tersebut, pemerintah Malaysia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis RON 95 tetap dipertahankan selama 2 bulan ke depan. Harga BBM itu dipatok sebesar 1,99 ringgit atau sekitar Rp8.500 per liter.

Menurut Anwar, pemerintah akan berupaya mengendalikan dampak konflik yang melibatkan Iran terhadap perekonomian domestik, termasuk menjaga stabilitas harga energi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir

57 tahun lalu

Gawat! Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Telah Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal