PM Kamboja Kunjungi Myanmar Bertemu Pemimpin Junta, Demonstrasi Pecah Tolak Hun Sen

Anton Suhartono
Hun Sen (Foto: Reuters)

Badan koordinasi aksi mogok, menampung lebih dari 260 organisasi penentang kudeta, juga mengecam kunjungan Hun Sen dengan menuduhnya sebagai pendukung penguasa militer Myanmar.

Dalam pidatonya pada Rabu lalu, Hun Sen menyerukan agar semua pihak di Myanmar menahan diri lalu menindaklanjuti rencana perdamaian.

"Saudara-saudara di Myanmar, apakah Anda ingin negara jatuh dalam perang saudara yang nyata atau ingin diselesaikan? Poin pertama dari konsensus adalah kesabaran, menghentikan kekerasan. Ini adalah tujuan yang kami inginkan," kata Hun Sen.

Presiden Joko Widodo sempat berbincang dengan Hun Sen pekan ini untuk menyampaikan penegasan soal perdamaian di Myanmar. Dalam cuitan Jokowi menegaskan, jika tidak ada kemajuan signifikan dalam rencana perdamaian, hanya perwakilan non-politik dari Myanmar yang boleh menghadiri pertemuan-pertemuan ASEAN.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dorong Penguasaan Teknologi AI, Komdigi Kerja Sama ASEAN Foundation

57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Kamboja Hapus Denda Overstay 5.950 WNI, Minta Pulang ke RI Paling Lambat 15 Juni 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal