PM Belanda Mark Rutte Minta Maaf Cabut Pembatasan Terlalu Dini, Kasus Covid Melonjak Lagi

Anton Suhartono
Mark Rutte (Foto: Reuters)

AMSTERDAM, iNews.id - Perdana Menteri BelandaMark Rutte meminta maaf karena mencabut pembatasan pandemi Covid-19 terlalu dini. Belanda kini menghadapi gelombang baru wabah virus corona dengan lonjakan kasus infeksi.

Pada Jumat lalu Rutte terpaksa memberlakukan kembali pembatasan di bar, restoran, dan kelab malam guna menghentikan lonjakan kasus di kalangan orang muda. Ini terjadi 2 pekan setelah sebagian besar lockdown dicabut di negara itu seiring menurunnya jumlah kasus.

"Apa yang kami kira mungkin terjadi, ternyata tidak dalam praktiknya. Kami melakukan penilaian buruk yang disesalkan, kami minta maaf," kata Rutte, dikutip dari Reuters, Senin (12/7/2021).

Padahal pada Jumat, dia berulang kali membela keputusan untuk melonggarkan pembatasan dengan menyebutnya sebagai tindakan masuk akal. Dia juga menolak disalahkan bahwa pemerintahannya melakukan salah urus.

Otoritas kesehatan sebelumnya juga mengkritik langkah pencabutan oleh Rutte yang membuat anak-anak muda kembali keluar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Dua Copet HP Turis Belanda di Tanah Abang Ditangkap, Aksi Terekam CCTV

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal