PM Australia: Tak Ada Negara yang Bisa Hentikan Perang di Ukraina selain China

Anton Suhartono
Scott Morrison (Foto: Reuters)

"Bagi saya ini benar-benar mengejutkan bagi kepentingan internasional yang lebih luas. Selama mereka bertaruh untuk hal ini, saya khawatir pertumpahan darah akan terus berlanjut," katanya. 

China juga menolak untuk menyebut operasi militer Rusia ke Ukraina sebagai 'invasi' serta menolak pemberian sanksi sebagaimana dilakukan negara Barat.  China justru mendesak negara-negara Barat untuk menghormati masalah keamanan Rusia. 

Peran China sejauh ini adalah menyerukan negosiasi untuk menyelesaikan krisis yang telah menewaskan ribuan orang itu.

Lebih lanjut Morrison juga menyebut rencana Presiden Vladimir Putin menyerang Ukraina tak berjalan sesuai dengan rencana. 

"Tidak diragukan lagi, Putin tidak mendapat apa yang dia cari. Saya kira dia melebih-lebihkan kapasitas bagaimana dia mungkin bisa menuntut perang ilegal ini," kata Morrison.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal