PM Australia: Tak Ada Negara yang Bisa Hentikan Perang di Ukraina selain China

Anton Suhartono
Scott Morrison (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mendesak China untuk bergabung dengan negara lain di dunia menghentikan serangan Rusia ke Ukraina. Dia menegaskan, China harus bertindak sesuai komitmennya untuk mempromosikan perdamaian dunia.

"China telah lama mengklaim punya peran sebagai salah satu kekuatan besar dunia dan menjadi kontributor perdamaian dan stabilitas global. Tidak ada negara yang akan memiliki dampak lebih besar dalam menghentikan perang mengerikan di Ukraina selain China," kata Morrison, menanggapi pertanyaan dari pidatonya di lembaga think tank, Lowy Institute, dikutip dari Reuters, Senin (7/3/2022).

Namun dia kecewa, sejauh ini China belum berperan maksimal mewujudkan komitmennya bahkan cenderung diam. 

"Saya mendengarkan suara pemerintah China yang mengutuk tindakan Rusia, namun ada keheningan yang mengerikan," katanya.

Saat banyak negara memutuskan hubungan perdagangan dengan Rusia, namun China justru melonggarkan tarif gandum ke Rusia dan mungkin memasok sistem UnionPay.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

PM Albanese Pulang ke Australia usai Teken Traktat Keamanan Bersama

Nasional
2 hari lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
2 hari lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal