Pilu Korban Kekejaman Israel, Anak-Anak Palestina Menjerit Luka Dijahit tanpa Bius

Muhammad Fida Ul Haq
Anak-anak menjadi korban kekejaman Israel dirawat tanpa bius (Foto: AP)

“Kadang-kadang kami memberi beberapa di antaranya kain kasa steril (untuk digigit) untuk mengurangi rasa sakitnya,” kata Hassanein.

“Kami tahu bahwa rasa sakit yang mereka rasakan lebih dari yang dibayangkan orang, melebihi apa yang dialami orang seusia mereka,” katanya.

Sesampainya korban di Al Shifa, perawat mengganti balutan dan mengoleskan desinfektan pada luka.

Salah satu pasien, Nemer Abu Thair mengatakan bahwa ia tidak diberikan obat pereda nyeri saat luka tersebut pertama kali dijahit.

“Saya terus membaca Alquran sampai selesai,” ujarnya.

Direktur Rumah Sakit Al Shifa Mohammad Abu Selmeyah, mengatakan ketika sejumlah besar orang yang terluka dibawa ke rumah sakit pada saat yang bersamaan, tidak ada pilihan selain merawat mereka di lantai. Para pasien dirawat tanpa obat pereda nyeri yang memadai.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

57 tahun lalu

Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal