Pesawat Pengebom China Latihan di Laut China Selatan, Filipina Protes

Anton Suhartono
Pesawat pengebom China beraksi di Laut China Selatan (Foto: The Nation)

Namun kemlu tidak mengecam tindakan China itu yang Amerika Serikat (AS) menganggap bisa meningkatkan ketegangan dan menciptakan ketidakstabilan di kawasan.

Protes ini dilayangkan setelah para anggota parlemen dari oposisi mengecam sikap Duterte yang seolah lembek menghadapi China. Mereka menganggap Duterte justru ingin memenangkan hati China ketimbang berkonfrontasi. Padahal, Filipina memenangkan sidang arbitrase pada 2016 terkait pulau yang disengketakan.

Sebelumnya, Duterte mengatakan tidak ingin mengambil risiko berhadapan dengan China, serta memilih langkah kerja sama dalam mengeksplorasi dan mengembangkan kawasan Laut China Selatan.

Angkatan Udara China menyatakan, pesawat pengebom H-6K mendarat dan lepas landas di beberapa pulau di Laut China Selatan sebagai bagian dari latihan pekan lalu. AS mengirim kapal perang untuk memantau lokasi.

China mengakui hampir seluruh Laut China Selatan sebagai wilayahnya, meskipun juga diklaim oleh Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam.

Negara itu juga membangun tujuh pulau buatan di perairan Spartly dan menjadikannya sebagai pangkalan militer yang dilengkapi dengan bandara, radar, serta peluncur rudal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Internasional
14 hari lalu

Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang

Internasional
22 hari lalu

Gunung Sampah di TPA Longsor, Korban Tewas Jadi 35 Orang

Internasional
29 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal