Pesawat Air India Jatuh Tewaskan 261 Orang, Siapa yang Matikan Sakelar Bahan Bakar?

Anton Suhartono
Teka-teki di balik jatuhnya pesawat Air India AI171 di Ahmedabad yang menewaskan 261 orang mulai terungkap (Foto: AP)

Pilot AS yang ikut mempelajari hasil laporan awal AAIB mengatakan, Kunder, yang sedang aktif menerbangkan pesawat, kemungkinan sibuk. Sementara Sabharwal yang memantau pesawat bebas mengoperasikan sakelar.

Baca Juga

Laporan menyatakan, sakelar-sakelar tersebut dimatikan dengan selisih 1 detik dan dihidupkan kembali sekitar 10 detik kemudian. Tak lama kemudian, pesawat jatuh di dekat bandara Ahmedabad.

Namun AAIB mendesak semua pihak agar tidak menarik kesimpulan apa pun karena hasil penyelidikan ini masih dalam tahap awal.

"Kami mendesak publik dan media untuk menahan diri dari menyebarkan narasi prematur yang berisiko merusak integritas proses investigasi," bunyi pernyataan AAIB, dikutip dari Anadolu.

Penyelidikan oleh AAIB belum selesai. Hasi laporan akhir akan keluar lengkap dengan akar penyebab dan rekomendasi. Laporan awal tersebut tidak mencapai kesimpulan apa pun tentang penyebab kecelakaan maupun mengapa sakelar bahan bakar dimatikan.

Beberapa pejabat AS mengatakan insiden tersebut seharusnya menjadi target investigasi kriminal jika ada potensi kejahatan, bukan sekadar kecelakaan.

CEO Air India Campbell Wilson, menyarankan pegawai maskapai untuk tidak membuat asumsi tentang kecelakaan tersebut dan menekankan bahwa investigasi masih berlangsung. Wilson juga menolak berkomentar mengenai pilot.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Seru! Festival ASEAN-India Bazaar 2026 Jadi Tempat Berburu Kuliner sekaligus Belajar Budaya

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Tak Tayang di 1 Negara Besar, FIFA Panik Kehilangan 1 Miliar Penonton

57 tahun lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal