Pesawat Air India Jatuh Tewaskan 260 Orang, Asosiasi Pilot Tolak Human Error Pemicunya

Anton Suhartono
Dua asosiasi pilot komersial terbesar di India menolak klaim kesalahan manusia atau human error menjadi penyebab jatuhnya pesawat Air India AI171 (Foto: AP)

NEW DELHI, iNews.id - Dua asosiasi pilot komersial terbesar di India menolak klaim kesalahan manusia atau human error menjadi penyebab jatuhnya pesawat Air India AI171 yang menewaskan 260 orang lebih pada 12 Juni lalu. 

Kecelakaan tersebut menewaskan 261 orang, yakni 241 penumpang dan kru serta sisanya orang yang berada di darat.

Hasil penyelidikan awal Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat Udara (AAIB) India yang dirilis pekan lalu mengungkap, 
salah satu dari kru kokpit memindahkan dua sakelar bahan bakar dari posisi "run" ke "cut off" tak lama setelah lepas landas yang membuat mesin kehilangan tenaga hingga jatuh menimpa permukiman.

Laporan AAIB tidak memberikan kesimpulan atau menentukan siapa yang bertanggung jawab atas bencana 12 Juni tersebut, namun mengindikasikan seorang pilot bertanya kepada pilot lainnya mengapa dia mematikan saklera bahan bakar. Kemudian pilot lainnya menjawab dia tidak melakukannya. Tidak jelas siapa yang bertanya dan menjawab.

Asosiasi Pilot Komersial India (ICPA) menyatakan sangat terganggu oleh narasi spekulatif, apalagi ada anggapan sembrono dan tidak berdasar bahwa kecelakaan disebabkan aksi bunuh diri pilot.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Horor, Pilot Bunuh Diri Loncat dari Pesawat saat Terbang

57 tahun lalu

Pilot Pesawat AMA yang Dibakar di Yahukimo Diduga Ditembak dari Jarak Dekat

57 tahun lalu

Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pilot hingga Tewas di Papua Pegunungan

57 tahun lalu

Satgas Cartenz Duga Pesawat di Yahukimo Papua Dibakar KKB, Pilot Asal AS Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal