Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

Anton Suhartono
Perwira militer Israel yang tewas akibat serangan Hizbullah di Lebanon ternyata sosok yang bertanggung jawab atas pembunuhan Hind Rajab (Foto: X)

Batalyon tersebut menarik perhatian internasional atas perannya dalam pembunuhan Hind Rajab di Kota Gaza pada Januari 2024.

Rajab sebenarnya selamat dari serangan awal pasukan Zionis, namun terjebak di dalam mobil. Dia lalu berbicara melalui telepon dengan petugas layanan darurat. Sebuah ambulans bersama dua petugas medis yang dikirim untuk menyelamatkannya juga ditembaki. Setelah itu Rajab dan keluarganya serta petugas medis menghilang begitu saja sebelum ditemukan 12 hari kemudian.

Pada Mei 2025, Yayasan Hind Rajab yang berbasis di Belgia, melaporkan Daniel Ela, mantan komandan Batalyon ke-52, dan Kolonel Beni Aharon, komandan Brigade Lapis Baja ke-401, ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Keduanya dituduh melakukan kejahatan perang atas kematian Rajab, anggota keluarganya, serta kru ambulans.

Kematian empat tentara Israel tersebut menyusul serangkaian perubahan komando di batalyon yang sama. Pada April 2026, ODF memanggil kembali Ela untuk bertugas sementara di Lebanon Selatan setelah komandan batalyon lainnya terluka.

Ela sempat terluka saat misi di Gaza pada Juli 2024. Dia digantikan oleh Letnan Kolonel Yehuda Shalev, yang juga menderita luka serius pada Oktober tahun yang sama. Komandan yang menggantikannya di Lebanon juga terluka sebelum Ben Simhon mengambil alih.

Hasil penyelidikan Al Jazeera yang diterbitkan pada Oktober 2025 mengidentifikasi Ela dan Aharon di antara perwira Israel yang terlibat dalam pembunuhan Hind Rajab, anggota keluarga, serta petugas medis yang dikirim untuk menyelamatkan mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal