WASHINGTON, iNews.id - Perusahaan teknologiAmerika Serikat (AS), PlanetRisk, disebut berupaya melacak keberadaan Presiden RusiaVladimir Putin. PlanetRisk diklaim memiliki hubungan dekat dengan badan intelijen CIA serta Departemen Pertahanan (Pentagon).
Wired, mengutip buku terbaru Byron Tau, mantan jurnalis The Wall Street Journal (WSJ), melaporkan PlanetRisk menggunakan alat yang dibuat untuk melacak pergerakan orang-orang dekat Putin.
Alat yang awalnya diberi nama Locomotive sebelum diganti menjadi VISR (Virtual Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance) itu bekerja dengan memanfaatkan data geolokasi yang digunakan oleh pengiklan digital. Alat itu bisa mendeteksi orang-orang yang dekat dengan Putin.
Dalam buku 'Means of Control: How the Hidden Alliance of Tech and Government is Creating a New American Surveillance State', Tau mengungkap, seorang peneliti Mike Yeagley pertama kali menyadari potensi menfaat dari sejumlah besar data yang dikumpulkan oleh aplikasi tertentu pada pertengahan tahun 2010-an.
Perusahaan-perusahaan teknologi rutin mengumpulkan data itu kemudian menjualnya kepada pengiklan yang bersedia membayar, menjadikannya lahan yang sangat menjanjikan.