Perusahaan Senjata Ini Akan Tingkatkan Produksi Rudal Javelin hampir 2 Kali Lipat

Umaya Khusniah
Rudal Javelin. (Foto: Reuters)

Dalam jangka panjang, perusahaan tidak hanya menggandakan Javelin. Diperkirakan akan terjadi peningkatan permintaan di luar perang Ukraina karena ancaman dari Rusia dan China.

Presiden AS, Joe Biden pada pekan lalu mengunjungi fasilitas Lockheed di Alabama yang memproduksi senjata. Hasil produksinya dibuat bersama oleh Lockheed dan Raytheon Technologies RTX.N. 

Kunjungan Biden itu dalam upaya untuk menekan Kongres agar menyetujui usulan paket bantuan senilai 33 miliar dolar AS untuk Ukraina. 

Amerika Serikat telah mengirimkan senjata senilai 3,4 miliar Dolar AS ke Ukraina sejak Rusia menginvasi pada 24 Februari. Senjata yang dikirim termasuk Javelin serta howitzer, sistem Stinger anti-pesawat, amunisi dan pelindung tubuh.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Ekspor Limbah Sawit Capai Rp14 Triliun

Nasional
3 hari lalu

164 WNA Bekerja Tanpa RPTKA, Perusahaan di Kalbar Didenda Rp2,17 Miliar

Nasional
8 hari lalu

Sidang Tata Kelola Minyak Mentah, Rhenald Kasali Ingatkan Hati-Hati Tentukan Kerugian Negara

Nasional
8 hari lalu

OJK Ungkap Aturan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Jumlah IPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal