Perundingan Damai AS-Iran Belum Jelas, Trump Masih Buka Opsi Serangan Militer

Anton Suhartono
Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya dengan perundingan damai dengan Iran, opsi serangan masih terbuka (Foto: Centcom)

Sementara itu Gedung Putih menyebut, draf proposal damai yang diajukan Iran untuk mengakhiri perang adalah rekayasa. Draf tersebut dirilis media pemerintah Iran.

"Laporan dari media yang dikendalikan (pemerintah) Iran ini tidak benar dan MoU yang mereka 'rilis' adalah rekayasa belaka," bunyi pernyataan Gedung Putih.

Sementara itu Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio menegaskan, diplomasi selalu menjadi pilihan utama pemerintahan Trump. Namun dia menegaskan, Trump masih menyimpan pilihan lain jika kesepakatan tidak dapat tercapai.

“Jika ada kesepakatan yang bisa dibuat, kami ingin itu dicapai. Saya kira ada beberapa kemajuan dan minat, dan kita akan melihat dalam beberapa jam atau beberapa hari ke depan, apakah ada kemajuan yang dicapai,” kata Rubio.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, FIFA Terancam Digugat Gara-Gara Bendera Iran

57 tahun lalu

FIFA Setujui Pemindahan Markas Timnas Iran ke Tijuana Meksiko

57 tahun lalu

Iran akan Tembak Kapal Perang AS jika Bikin Ulah di Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Akan Terbitkan Uang Kertas Pecahan USD250, Rayakan Kemerdekaan ke-250

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal