Perundingan Damai AS-Iran Belum Jelas, Trump Masih Buka Opsi Serangan Militer

Anton Suhartono
Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya dengan perundingan damai dengan Iran, opsi serangan masih terbuka (Foto: Centcom)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada awal pekan ini mengungkapkan ketidakpuasannya dengan perundingan damai yang tengah berlangsung dengan Iran. Dia memberi dua pilihan kepada Iran, capai kesepakatan atau mengancam dengan menyelesaikan masalah ini secara militer.

"Iran sangat ingin. Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan, (tapi) sejauh ini belum berhasil. Kami tidak puas dengan itu, tetapi kami akan (puas). Atau kami harus menuntaskan tugas," kata Trump.

Dia menegaskan, Iran bukan hanya ingin, tapi harus membuat kesepakatan dengan AS. 

"Saya rasa mereka tidak punya pilihan," tuturnya.

Dalam kesempatan terpisah, Trump menegaskan, AS tidak akan mencabut sanksi terhadap Iran sekalipun negara itu setuju untuk menyerahkan uranium yang diperkaya.

"Tidak, tidak sama sekali. Bukan pencabutan sanksi, tidak," kata Trump, kepada PBS News.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Terbitkan Uang Kertas Pecahan USD250, Rayakan Kemerdekaan ke-250

57 tahun lalu

Uni Emirat Arab Dilaporkan Ikut Serang Iran, Dapat Bantuan Intelijen dari AS-Israel

57 tahun lalu

Nah, Media AS Sebut Uni Emirat Arab Diam-Diam Serang Iran Puluhan Kali

57 tahun lalu

Iran Tegaskan Tak Bahas Nasib Uranium dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal