Pertemuan Para Menlu ASEAN di Kamboja Pekan Depan Batal, Ada Apa?

Anton Suhartono
Pertemuan para menlu ASEAN di Kamboja pekan depan batal dan ditunda (Foto: Reuters)

Diketahui, negara-negara ASEAN berbeda pendapat dalam menentukan sikap soal krisis Myanmar. Namun pada akhir tahun lalu, di bawah kepemimpinan Brunei Darussalam, para pemimpin ASEAN sepakat mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni tak mengundang pemimpin junta dalam pertemuan tingkat tinggi (KTT). ASEAN hanya mengundang tokoh non-politik dari Myanmar.

Keputusan itu diambil karena Myanmar gagal memenuhi poin konsensus yang disepakati dalam pertemuan darurat di Jakarta pada April 2021, di antaranya mengakhiri kekerasan, memulai proses dialog, serta membebaskan tahanan politik.

Namun tampaknya, Kamboja akan mengambil pendekatan berbeda dalam mengatasi krisis Myanmar. Menlu Prak Sokhonn berharap akan menggantikan posisi Menlu Brunei Erywan Yusof sebagai utusan khusus ASEAN untuk Myanmar dalam pertemuan di Siem Reap.

Dia bahkan mengkritik Yusof yang dinilai gagal untuk mendapatkan akses ke Aung San Suu Kyi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Menlu Sugiono: BRICS Harus Aktif Jaga Perdamaian Global Tanpa Standar Ganda

Nasional
9 hari lalu

Menlu Singapura Ajak RI-Malaysia Perbarui Kerja Sama Sijori, Dongkrak Investasi Kawasan

Nasional
9 hari lalu

Menlu Sugiono Akan Terbang ke India, Bahas Isu Global dan Ekonomi di Forum BRICS

Nasional
10 hari lalu

Bahlil soal Ekspor Listrik ke Singapura: Harganya Harus Fair

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal