Pertemuan di Vietnam Buntu, Kim Janji Akan Bertemu Trump Lagi

Anton Suhartono
Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un di Vietnam (Foto: AFP)

"Kami tahu apa yang mereka inginkan dan mereka tahu apa yang harus kami dapat," kata Trump, tanpa menjelaskan secara detail.

Dia menegaskan hubungannya dengan Kim tetap baik pascapertemuan yang dipercepat itu.

"Hubungannya sangat baik, mari kita lihat apa yang akan terjadi!"

Pernyataan Kim dan Trump tersebut seolah mementahkan pandangan Menteri Luar Negeri (Menlu) Korut Ri Yong Ho. Dalam jumpa pers kemarin, Ri membantah pernyataan Trump bahwa Kim Jong Un menuntut dihentikannya sanksi ekonomi yang menyeluruh. Poin pertemuan yang membuat Trump pergi meninggalkan lokasi pertemuan lebih awal dari jadwal semestinya.

Menurut Ri, Korut ganta meminta sanksi dicabut sebagian, terutama yang berkenaan dengan mata pencaharian warga.

Dia menegaskan, sikap Korut tidak akan pernah berubah sekalipun ada pertemuan Trump dan Kim jilid III. Untuk itulah dia pesimistis akan ada pertemuan jilid III.

Hal senada disampaikan Wamenlu Korut Choe Son Hui.

"Pemimpin Kim merasa dia tidak memahami hitung-hitungan orang Amerika. Saya merasa pemimpin Kim mungkin telah kehilangan keinginan untuk bernegosiasi dengan Trump lagi," ujar Choe.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 hari lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

20 hari lalu

Prabowo: Kalau Ada Perang Nuklir, Indonesia Kena Dampaknya

25 hari lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

29 hari lalu

Heboh! Mobil Bermesin Pesawat Bom Nuklir Nyaris Dilelang, Tenaganya Tembus 6.930 Tenaga kuda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal