Buku tersebut akan dirilis pada Selasa (19/11/2024) menjelang peringatan yubileum pada 2025. Acara itu diperkirakan akan dihadiri lebih dari 30 juta peziarah untuk merayakannya.
Pemimpin Gereja Katolik dunia yang memiliki sekitar 1,4 miliar penganut itu biasanya berhati-hati untuk tidak memihak dalam konflik internasional serta menyerukan de-eskalasi. Namun, belakangan ini dia meningkatkan kritiknya terhadap perilaku Israel dalam perang melawan Palestina.
Pada September lalu Paus mengecam pembunuhan anak-anak Palestina dalam serangan di Gaza. Dia juga mengutuk keras serangan udara Israel di Lebanon dengan menyebutnya melampaui moralitas.