Pertama Kali, Israel Larang Masuk Kepala Badan PBB UNRWA Masuk Gaza

Anton Suhartono
Philippe Lazzarini, kelapa badan PBB untuk urusan pengungsi Palestina, dilarang masuk Jalur Gaza oleh Israel (Foto: Reuters)

Sementara itu Shoukry mengatakan, pelarangan masuk terhadap kepala UNRWA belum pernah terjadi sebelumnya.

"Anda ditolak oleh pemerintah Israel, ditolak masuk, langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi (seorang) pejabat tinggi," ujarnya, dalam konferensi pers bersama.

UNRWA merupakan badan PBB yang didirikan pada 1949. Tugasnya adalah memberikan bantuan dan layanan penting lainnya, termasuk kesehatan dan pendidikan kepada pengungsi Palestina yang sebagian besar berada di Gaza. Sekitar 6 juta pengungsi Palestina kini tersebar di berbagai negara, seperti Yordania, Lebanon, dan Suriah. Mereka adalah warga Palestina yang terusir dari wilayah yang kini direbut Israel sejak peristiwa Nakba pada 1948.

Lazzarini telah mengunjungi Jalur Gaza empat kali sejak perang Israel-Hamas 7 Oktober. Sebelum perang, dia juga beberapa kali mengunjungi Gaza tanpa hambatan.

UNRWA berada di tengah krisis setelah Israel menuduh belasan staf badan PBB itu terlibat dalam serangan pada 7 Oktober. Sebanyak 12 dari 13.000 staf UNRWA dituduh terlibat, memicu respons dari negara-negara Barat untuk menghentikan bantuan.

Sebanyak 16 negara, termasuk Amerika Serikat, menghentikan pendanaan UNRWA senilai 450 juta dolar, sehingga membuat operasi UNRWA berada dalam krisis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

57 tahun lalu

Viral Ari Lasso dan Dearly Djoshua Ingin Nikah di Israel, Tahun Ini?

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Dubes Iran Tegaskan Sikap soal Gaza usai Kesepakatan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal