Dia menambahkan, di masa mendatang latihan perang tersebut bisa digelar secara berkala, yakni setiap 2 tahun.
"Kemudian mungkin suatu hari kita bisa melakukan latihan semacam itu bukan di perairan dekat Indonesia, tapi katakanlah, di bagian lautan dunia yang lebih dekat dengan Timur Jauh Rusia," ujarnya.
Sementara itu Orruda diambil dari lambang negara kedua pihak, elang atau Oryol dari Rusia dan Garuda, lambang negara RI.
"Elang ada pada lambang Rusia, dan garuda ada pada lambang Indonesia. Semua orang akan menyaksikannya, teman dan musuh kita," kata Tolchenov.
Tolchenov menegaskan latihan perang serupa juga dilakukan Rusia bersama banyak negara lain, sehingga latihan ini tak ditujukan untuk menekan pihak ketiga.