Perempuan Indonesia Ini Masuk 100 Orang Paling Berpengaruh Dunia 2021 Versi Time

Ahmad Islamy Jamil
Profesor Adi Utarini. (Foto: World Mosquito Program)

Menurut Melinda, DBD memengaruhi hampir 400 juta orang setiap tahun. Penyakit itu digambarkan oleh WHO sebagai salah satu dari 10 ancaman terbesar bagi kesehatan dunia. Namun, riset yang dilakukan Uut dan timnya kini dapat dirasakan manfaatnya oleh jutaan orang di seluruh dunia dalam memerangi demam berdarah.

“Studi terobosan yang dia pimpin adalah yang pertama membuktikan bahwa teknik ini berhasil menurunkan tingkat penyakit di lingkungan masyarakat,” kata Melinda.

Pada 2020, Prof Uut masuk dalam daftar “10 Orang Penting di Dunia Sains” yang dirilis jurnal ilmiah Nature, karena mempelopori uji coba terkontrol pelepasan nyamuk-nyamuk ber-wolbachia itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penemuan Tak Terduga! Madu Lebah Asli Indonesia Ini Mengandung Antikanker

57 tahun lalu

BRIN dan UGM Temukan Madu dengan Potensi Antikanker dari Yogyakarta dan Sumbawa

57 tahun lalu

Kemenkes Ingatkan DBD dan ISPA Jadi Ancaman Serius di Kemarau Panjang 2026

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal