Perempuan China Buru Sex Toys Selama Pandemi Covid-19, Permintaan Melonjak

Anton Suhartono
Perempuan di China buru sex toys selama pandemi Covid-19 (Foto: AFP)

"Cukup banyak perempuan aktif secara seksual memiliki sikap sangat terbuka terhadap penggunaan sex toys. Mereka menganggapnya sangat alami dan normal," kata Yi.

Perempuan yang juga memiliki lebih dari 700.000 pengikut di Weibo itu yakin bahwa perempuan China kini mengendalikan pasar sex toys.

Pemicu lain adalah tingkat perceraian di China yang cukup tinggi. Selama 9 bulan pertama 2019, 3,1 juta orang bercerai yang merupakan rekor tertinggi di negara itu.

Perempuan lajang berusia 30 tahunan atau lebih muda pun menjadi lebih nyaman dengan memuaskan diri menggunakan sex toys.

Yi juga menyoroti kemampaun pria dalam memuaskan pasangannya. Menurut dia, tidak tertutup kemungkinan konsumen sex toys juga perempuan yang masih punya pasangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kabar Duka, Aktor Dracin Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

Mercedes-Benz Terancam Dilarang Jual Mobil di AS, Takut Kepemilikan Saham China

57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Bus Ngebut Tabrak Bokong Truk, 13 Penumpang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal