Perdana Menteri Tunisia Elyes Fakhfakh Mengundurkan Diri, Picu Krisis Politik

Anton Suhartono
Elyes Fakhfakh (Foto: AFP)

Dua partai dari kubu oposisi, Heart of Tunisia dan Karama, bergabung dengan Ennahda untuk menggalang mosi tidak percaya terhadap Fakhfakh. Saat Fakhfakh mengundurkan diri, tiga partai itu telah mendapatkan 105 dukungan dari total 109 tanda tangan untuk melayangkan mosi tidak percaya terhadap sang perdana menteri.

Pemerintahan di bawah kepemimpinan Fakhfakh hanya bertahan kurang dari 5 bulan.

Bubarnya kabinet Fakhfakh akan berdampak pada melambatnya reformasi ekonomi serta penanganan wabah virus corona.

Pemerintah sebelumnya mengumumkan keberhasilan mengendalikan gelombang pertama Covid-19.

Perbedaan paham yang mendalam di internal pemerintahan Fakhfakh membuat reformasi ekonomi kian sulit. Beberapa lembaga peminjam utang luar negeri mendesak Tunisia segera memperbarui sektor ekonominya agar defisit fiskal dan utang pemerintah dapat terkendali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal