Perdana Menteri Lebanon Hassan Diab Didakwa atas Ledakan Dahsyat di Pelabuhan Beirut

Anton Suhartono
Hassan Diab (Foto: Reuters)

BEIRUT, iNews.id - Perdana Menteri LebanonHassan Diab didakwa atas kelalaiannya menyebabkan ledakan dahsyat di pelabuhanBeirut yang menewaskan sekitar 200 orang serta melukai ribuan lainnya pada Agustus lalu. 

Selain Diab, tiga mantan menteri juga didakwa dengan tuduhan yang sama. Tiga bekas pejabat itu adalah mantan Menteri Keuangan Ali Hassan Khalil serta mantan Menteri Pekerjaan Umum Ghazi Zeaiter dan Youssef Finianos, seperti dilaporkan kantor berita NNA, Kamis (10/12/2020).

Sementara itu Zeaiter mengatakan kepada Reuters dia akan menyampaikan pernyataan setelah mendapat pemberitahuan resmi mengenai dakwaan tersebut. 

Dia memimpin kementerian pekerjaan umum dan transportasi pada 2014, tak lama setelah kedatangan kapal Rhosus yang membawa timbunan amonium nitrat yang mejadi pemicu ledakan dahsyat di pelabuhan.

Para pejabat mengatakan, kargo amonium nitrat, bahan kimia sangat mudah meledak, disimpan dengan tidak aman selama bertahun-tahun di pelabuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Iran Hentikan Serangan ke Israel, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal