Percobaan Kudeta Gagal, Krisis Venezuela Kembali Memanas

Nathania Riris Michico
Demonstran pendukung oposisi Juan Guaido mengibarkan bendera Venezuela di tengah amukan massa. (FOTO: AFP)

Dia juga mengancam akan menerapkan sanksi tingkat tertinggi dan embargo penuh terhadap Kuba jika militernya tidak segera menghentikan dukungannya kepada Maduro.

Sementara itu, Rusia memperingatkan AS akan apa yang disebutnya sebagai tindakan agresif. Rusia menyebut tindakan AS di Venezuela dapat memiliki konsekuensi yang mengerikan.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengatakan kebijakan AS di Venezuela adalah pelanggaran hukum internasional.

Pemerintah yang masih mendukung Maduro, termasuk Bolivia dan Kuba, mengecam upaya Guaido sebagai upaya "kudeta".

Pemerintah Meksiko menyatakan keprihatinan tentang kemungkinan peningkatan kekerasan, sementara Presiden Kolombia Ivan Duque mendesak militer Venezuela untuk berdiri melawan Maduro.

Pertemuan darurat Kelompok Lima negara-negara Amerika Latin dijadwalkan digelar Jumat (3/5).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk

57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 1.430 Orang, Hampir 70.000 Lainnya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal