Perang Tarif, Pesawat Boeing Pesanan Maskapai China Putar Balik ke AS Setelah Terbang 8.000 Km

Anton Suhartono
Pesawat Boeing 737 Max pesanan maskapai China terpaksa putar balik ke AS buntut dari perang tarif Trump (Foto: AAP)

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah China, Xiamen, maupun Boeing. Namun Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Ling Jian pekan lalu mengatakan tidak tahu mengenai adanya perintah untuk menolak pengiriman pesanan dari Boeing.

Bagi Boeing, penolakan maskapai China ini merupakan pukulan telak. Padahal perusahaan dirgantara itu baru saja pulih dari masalah terkait dengan seri 737 Max, model terlarisnya, setelah pembekuan impor selama 5 tahun.

Penerapan tarif masuk sebesar 125 persen yang diberlakukan China terhadap produk AS pasti akan memengaruhi sektor penerbangan. Beberapa CEO maskapai China memilih untuk menunda pengiriman pesawat ketimbang harus membayar bea masuk dua kali lipat lebih.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

21 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

24 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

24 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal