Perang di Perbatasan Kirgistan-Tajikistan Tewaskan 94 Orang

Umaya Khusniah
Rusia meminta Tajikistan dan Kirgistan segera mengambil tindakan segera untuk menenangkan situasi perbatasan. (Foto: Ist)

Dilansir dari Reuters, kedua negara bentrok karena sengketa perbatasan pada Rabu-Jumat, 14-16 September. Keduanya menggunakan tank, mortir, artileri roket, dan pesawat tak berawak untuk menyerang pos-pos dan permukiman di negara lawan. 

Kirgistan dan Tajikistan sama-sama berbatasan dengan China. Tajikistan juga memiliki perbatasan yang panjang dengan Afghanistan.

Bentangan panjang perbatasan yang memisahkan kedua negara bekas Soviet itu diperebutkan. Bentrokan pada April 2021 menewaskan lebih dari 50 orang.

Kedua belah pihak menyetujui gencatan senjata pada Jumat (16/9/2022) September. 

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara melalui telepon dengan Japarov dan Presiden veteran Tajik, Emomali Rakhmon pada hari Minggu.

Menurut Kremlin, Putin mendesak kedua pihak untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan situasi secara eksklusif dengan cara damai, politik dan diplomatik sesegera mungkin. Rusia juga menawarkan bantuan dalam konflik dua negara. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal