Bantuan Jadi Sasaran Baru
Sejumlah laporan menyebutkan, geng-geng bersenjata itu menjarah bantuan kemanusiaan yang dikirim lembaga internasional selama masa gencatan senjata. Dalam kejadian serupa sebelumnya, para penjarah juga menyerang truk bantuan di kawasan perbatasan dan bahkan membunuh sopir.
Nahed Sheheiber, ketua serikat pengemudi truk swasta di Gaza, mengatakan geng-geng tersebut beroperasi di zona merah, wilayah yang sebelumnya diperintahkan Israel untuk dikosongkan.
“Mereka menjarah bantuan dan membunuh orang-orang di bawah perlindungan penjajah,” ujarnya, seperti dikutip dari Associated Press (AS).
Bentrok di Tengah Damai
Selama akhir pekan lalu, bentrokan pecah di Kota Gaza antara pejuang Hamas dan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan keluarga Doghmush. Pertempuran terjadi setelah pembunuhan terhadap anggota Hamas, Mohammed Aqel, yang diduga dilakukan oleh kelompok tersebut.
Keluarga korban menyatakan Aqel diculik, dirampok, lalu dibunuh oleh milisi lokal. Insiden ini langsung memicu operasi balasan oleh Hamas untuk menumpas geng tersebut.