Gawat! Perjanjian Damai Israel-Hamas Belum Final

Anton Suhartono
Perundingan damai Israel-Hamas yang dimediasi sejumlah negara masih menemui jalan buntu (Foto: AP)

PARIS, iNews.id - Harapan dunia untuk segera melihat berakhirnya perang di Gaza tampaknya masih jauh dari kenyataan. Perundingan damai Israel dan Hamas yang dimediasi sejumlah negara, termasuk Qatar, masih menemui jalan buntu. 
Beberapa isu paling sensitif dalam proposal damai yang diusulkan Presiden AS Donald Trump belum mencapai kesepakatan final.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, yang juga menjabat Menteri Luar Negeri, mengungkapkan pembahasan sejumlah poin krusial dalam kesepakatan gencatan senjata sengaja ditunda karena terlalu alot dan kompleks.

“Negara-negara mediator sepakat untuk menunda isu-isu paling sensitif. Jika kami memaksa membahas semuanya dalam satu paket, kesepakatan ini tidak akan tercapai,” ujar Sheikh Mohammed kepada The New York Times, dikutip Senin (13/10/2025).

Dia menegaskan, baik Israel maupun Hamas, belum siap menyepakati keseluruhan paket perdamaian. Menurut dia, pembahasan yang masih menggantung terutama menyangkut dua hal utama, masa depan persenjataan Hamas dan mekanisme pemerintahan Gaza setelah perang.

Salah satu kendala besar adalah soal pelucutan senjata Hamas. Sheikh Mohammed menjelaskan, masih ada perdebatan tentang kepada siapa Hamas akan menyerahkan senjata, apakah kepada Otoritas Palestina atau entitas baru yang akan dibentuk pascaperang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Helikopter Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran di Selat Hormuz

57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

57 tahun lalu

Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel

57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal