Perang Antarsuku Pecah Bulan Ini, 145 Orang Tewas

Umaya Khusniah
Tentara Sudan. (Foto: Reuters)

KHARTOUM, iNews.id - Perang antarsuku antara dua provinsi di Sudan pecah dan menewaskan 145 orang bulan ini. Sementara korban luka mencapai 180 orang. 

Data ini disampaikan PBB pada Selasa (14/6/2022). Kekerasan yang terjadi di Provinsi Darfur Barat dan Kordofan Selatan menjadi yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, OCHA, serangan kekerasan terbaru meletus di Kota Kulbus, Darfur Barat,  pekan lalu. Kekerasan dipicu atas sengketa tanah antara suku-suku Arab dan Afrika. Milisi Arab lokal kemudian menyerang beberapa desa di daerah itu.

"Sebanyak 126 orang tewas. Sebanyak 101 dari Suku Gimir dan 25 dari Suku Rizeigat Arab. Lebih dari 130 lainnya, sebagian besar dari suku non-Arab, terluka dalam bentrokan selama seminggu," kata OCHA dalam pernyataannya.

OCHA menambahkan, sedikitnya 25 desa di daerah Kulbus diserang, dijarah dan dibakar. Sekitar 50.000 orang terpaksa meninggalkan rumah di Darfur Barat dan Darfur Utara tempat bentrokan menyebar.

Sementara di Kordofan Selatan, setidaknya 19 orang dilaporkan tewas. Sebanyak 54 lainnya terluka dalam bentrokan suku yang terpisah awal bulan ini.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Motif Mantan Istri Dalangi Pembunuhan WN Korsel di Tambun Bekasi, Dendam-Ingin Kuasai Harta

57 tahun lalu

Benarkah Keracunan Makanan Bisa Sebabkan Kematian? Cek Faktanya di Sini!

57 tahun lalu

Mencekam! Baku Tembak di Luar Gedung Putih, Pelaku Tewas

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Libatkan 3 Kendaraan di Tol JORR, 2 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal