Penumpang Perempuan Qatar Airways Dipaksa Telanjang, Petugas Bandara Terancam Dihukum

Anton Suhartono
Qatar menyerahkan para petugas bandara Doha yang bertanggung jawab atas pemeriksaan ginekologi terhadap belasan penumpang perempuan pada 2 Oktober lalu (Foto: AFP)

DOHA, iNews.id - Pemerintah Qatar akan menuntut pihak-pihak bertanggung jawab atas pemeriksaan bagian dalam terhadap para perempuan di 10 penerbangan bandara Doha pada awal Oktober lalu.

Petugas bandara melakukan pemeriksaan ginekologi invasif terhadap belasan penumpang perempuan pada 2 Oktober berasal dari luar negeri.

"Mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran dan tindakan ilegal ini telah diserahkan ke Kantor Kejaksaan," demikian pernyataan Kantor Komunikasi Pemerintah, dikutip dari AFP, Jumat (30/10/2020).

Para perempuan itu menjadi target pemeriksaan setelah petugas menemukan bayi yang baru lahir ditinggalkan di toilet bandara.

Pihak berwenang berupaya mencari ibu dari bayi tersebut dengan melakukan pemeriksaan kandungan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Wakil PM Qatar di Istana, Bahas Kelanjutan Kerja Sama Strategis

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Libur Panjang, 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

57 tahun lalu

27.222 Orang Tinggalkan Jakarta Naik Kereta pada Libur Idul Adha

57 tahun lalu

Menteri PPPA Minta Maaf terkait Usulan Gerbong Khusus Perempuan KRL Dipindah ke Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal