Penjara Rahasia Digerebek Aparat, 156 Migran Dibebaskan dari Perdagangan Manusia

Djairan
Para migran yang dibebaskan oleh aparat Libya dari perdagangan orang di Kota Kufra. (Foto: Facebook/Direktorat Keamanan Kufra)

Libya sendiri terus dilanda konflik dan terpecah belah setelah pemberontakan 2011 dalam penggulingan dan pembunuhan penguasa negeri itu, Muammar Khadafi. Para pedagang manusia memanfaatkan kekacauan tersebut untuk membawa lari keluarga-keluarga yang putus asa ke dalam perahu karet di sepanjang rute Mediterania.

Dalam pengangkutan orang-orang yang akan dijual itu, ribuan di antara mereka tenggelam di perjalanan. Sementara, yang lainnya ditahan di penjara penyelundupan rahasia yang kotor, atau; dikumpulkan di pusat penahanan yang lebih ramai.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali

Internasional
3 hari lalu

Saif Al Islam, Putra Eks Pemimpin Libya Muammar Gaddafi Dibunuh di Rumahnya

Internasional
15 hari lalu

Cekcok soal Greenland, Trump Sebut Amerika Tak Butuh NATO

Internasional
15 hari lalu

Trump: Amerika Bodoh Serahkan Greenland ke Denmark Setelah Perang Dunia II

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal