Khan sendiri sudah menikah dan memiliki tiga orang anak. Dia biasanya membagikan foto-foto istri dan putrinya kepada para korbannya. Dia bahkan bertemu dengan keluarga korban dan menentukan tanggal pernikahan. Setelah mendapatkan kepercayaan mereka, dia akan meminta uang untuk memesan gedung pesta pernikahan atau biaya resepsi lainnya. Setelah mendapatkan uangnya, dia pun menghilang.
Saat diinterogasi polisi, Khan mengungkapkan bahwa dia telah menipu lebih dari 50 perempuan di seluruh negeri anak benua. Petualangannya dimulai pada 2020, tatkala pria itu membuat akun situs web perjodohan pertamanya. Itu terjadi enam tahun setelah pernikahan pertamanya.
Dari situ, dia menemukan target perdananya, yaitu seorang wanita yang telah bercerai di Kota Vadodara, Negara Bagian Gujarat. Janda tersebut memiliki seorang putri berusia lima tahun. Khan lalu melamar ibu satu anak itu. Perempuan itu pun setuju.
Sebelum meninggalkan Vadodara, Khan membuat cerita palsu bahwa dia telah kehilangan dompetnya. Dia pun mengambil 30.000 rupee (Rp5,4 juta) dari perempuan itu. Dia kembali dan mulai tinggal bersama wanita tersebut. Akan tetapi, ide mendapatkan uang dengan mudah lewat modus itu membuatnya ketagihan.
Pada 2023, dia menikahi perempuan lain, juga seorang janda, di Delhi dengan cerita palsu lainnya. Perbuatannya itu terus berlanjut di berbagai negara bagian India, di banyak kota.
Dari para korban, Khan menerima hadiah mahal seperti ponsel, perhiasan, dan bahkan sepeda motor. Dia kemudian menjual semuanya. Jika dia tidak berhasil membujuk korban untuk membelikan hadiah untuknya, Khan akan mengarang cerita palsu tentang kartu ATM-nya yang tidak berfungsi atau kekurangan uang.