Penikaman di Bekas Kantor Charlie Hebdo Disebut Kasus Terorisme, 7 Orang Ditahan

Anton Suhartono
Polisi Paris menangkap seseorang terkait penikaman di bekas kantor Charlie Hebdo (Foto: AFP)

Sejauh ini polisi menahan tujuh orang, termasuk tersangka utama.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex yang mengunjungi tempat kejadian mengatakan, nyawa dua korban tidak dalam bahaya. Keduanya, laki-laki dan perempuan, merupakan karyawan yang sedang istirahat di luar kantor dengan merokok.

Lokasi yang menjadi sasaran serangan merupakan bekas kantor Charlie Hebdo. Alamat barunya dirahasiakan.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin mengatakan serangan tersebut merupakan tindakan terorisme.

"Ini merupakan serangan berdarah terbaru di negara kami," kata Darmanin, kepada stasiun televisi France 2.

Charlie Hebdo dikecam umat Islam seluruh dunia karena selama bertahun-tahun menerbitkan kartun Nabi Muhammad. Surat kabar itu menerbitkan ulang kartun Nabi Muhammad baru-baru ini seiring dengan dimulainya persidangan kasus penyerangan kantor redaksinya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Presiden Prabowo Tiba di Istana Elysee Paris, Disambut Pasukan Kehormatan

57 tahun lalu

Anggun C Sasmi Kehilangan Cincin Berlian Hasil Kerja Keras di Eropa

57 tahun lalu

Anggun C Sasmi Dirampok 2 Kali di Paris: Jangan Kira Eropa Selalu Aman

57 tahun lalu

Wakapolri Ingatkan Ancaman Teror Modern di Era Digital, Semakin Cair dan Sulit Dipetakan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal