Penikaman Brutal di Kereta Inggris, Polisi Pastikan Bukan Serangan Teror

Anton Suhartono
Kepolisian Inggris memastikan penikaman massal di kereta tujuan London bukan serangan terorisme (Foto: AP)

LONDON, iNews.id - Kepolisian Inggris memastikan penikaman massal di kereta tujuan London, Sabtu (1/11/2025), bukan serangan terorisme. Sebanyak 10 orang luka dalam serangan itu, dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Otoritas Inggris menyebut serangan brutal tersebut sebagai "kejadian terisolasi" meski belum bisa mengungkap motifnya.

Awalnya, polisi menyatakan 9 dari 10 korban luka dalam kondisi kritis, menderita luka yang mengancam nyawa. Namun dalam pembaruan informasi, Kepala Kepolisian Transportasi Inggris John Loveless mengatakan hanya dua orang yang masih berjuang melawan kondisi kritis. Bahkan, empat korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Loveless melanjutkan, sejauh ini, dua orang telah ditangkap terkait serangan tersebut.

Kepolisian Cambridgeshire mendapat panggilan darurat pada Sabtu petang terkait laporan penikaman massal di kereta yang melayani rute Doncaster menuju London.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur

57 tahun lalu

Breaking News: PM Inggris Keir Starmer Mundur

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Soroti Perbaikan Transportasi, Pengamat Nilai Kereta Jadi Benchmark Layanan Publik

57 tahun lalu

Inul Daratista Meradang Dituding Gila Hormat: Petugas Kereta Jongkok karena SOP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal