Penghancuran Pangkalan Militer AS di Kamboja, Diduga Ada Kerja Sama Rahasia dengan China

Arif Budiwinarto
Kapal perang AS berada di perairan Kamboja. (foto: Business Insider)

Alasan Kamboja hancurkan fasilitas AS

Kantor Perdana Menteri Kamboja mengklaim fasilitas tersebut sedang direlokasi, akan tetapi pernyataan tersebut mencuatkan keraguan mengingat fasilitas perawatan kapal milik AS baru berusia tiga tahun.

Tahun lalu, Pentagon meminta Kamboja untuk menjelaskan mengapa mereka menolak tawaran untuk memperbaiki pangkalan, mengatakan keputusan itu telah meningkatkan spekulasi kemungkinan rencana untuk menampung militer China pada saat ketegangan China-AS meningkat.

Oktober lalu, Pemerintah Kamboja membantah tudingan AS tersebut. Kamboja berdalih penghancuran fasilitas milik AS di Ream untuk memungkinkan proyek perluasan lebih lanjut, selama pembangunan aktivitas pangkalan sementara akan dipindahkan.

Dugaan Kamboja capai kesepakatan rahasia dengan China

Kamboja juga menyanggah laporan telah mencapai kesepakatan rahasia untuk membiarkan Beijing menempatkan pasukan di pangkalan itu.

Kedutaan Kamboja dan Amerika Serikat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait laporan terbaru CSIS.

Kamboja adalah salah satu sekutu terdekat China di Asia Tenggara dan telah menerima miliaran dolar bantuan China serta dukungan politik untuk Hun Sen dalam menghadapi kritik Barat.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal