Pengamat Sebut Keuangan Hamas Solid, Sanggup Perang Panjang Lawan Israel

Anton Suhartono
Hamas diyakini memiliki pendanaan yang solid untuk menjalani perang jangka panjang melawan Israel (Foto: Istimewa)

Gal menyebut salah satu pendukung Hamas adalah Iran. Tuduhan tersebut berulang kali dibantah Iran maupun Hamas.

Menurut Gal, Iran menyumbang antara 70 juta dolar hingga 100 juta dolar per tahun untuk Hamas. Dana itu didapat melalui berbagai sumber, mencakup pembayaran dalam mata uang kripto, transfer melalui bank asing dan sistem informal 'hawala', hingga tunai.

Gal juga menyebut Iran memberi bantuan dalam bentuk peralatan militer yang diselundupkan melalui Mesir meski kini sudah tak berjalan.

Sementara itu dari anggaran pemerintahan di Jalur Gaza sebesar 2,5 miliar dolar AS, sebanyak 1,1 miliar dolar berasal dari Pemeritntah Otoritas Palestina, melalui persetujuan Israel.

Qatar juga ikut membayar gaji pegawai negeri Gaza, seperti dokter dan guru. Selain itu Qatar menyumbang 100 dolar AS per bulan untuk 100.000 keluarga miskin di wilayah tersebut. Total dana yang digelontorkan 1,49 miliar dolar AS antara tahun 2012 hingga 2021.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
32 menit lalu

Misi Kemanusiaan Gaza Global Sumud Flotilla Bergerak Lagi, Libatkan Ribuan Tenaga Medis

Nasional
10 jam lalu

Kejagung Terima Laporan Koalisi Sipil soal Genosida Israel di Gaza, bakal Pelajari

Nasional
10 jam lalu

Eks Menlu Hassan Wirajuda: Banyak Kritik soal Board of Peace karena Informasi Belum Utuh

Nasional
10 jam lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel di Gaza ke Kejagung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal