Pengakuan Terbaru Mahathir soal Mundur sebagai PM Malaysia, Bukan karena Anwar Ibrahim

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

“Ketika Majelis Tinggu Bersatu bertemu setelah pertemuan saya dengan Muhyiddin dan teman-teman, saya minta agar mereka menunda keluar dari Pakatan. Saya menyarankan agar kita menunggu dan melihat reaksi Pakatan," ujarnya, menambahkan.

Namun Majelis Tinggi menolak masukannya dan setuju bahwa partai harus keluar dari koalisi Pakatan Harapan.

“Bagi saya, ini keputusan terakhir. Artinya, kepercayaan kepada saya sebagai ketua sudah tidak ada lagi. Ini juga berarti Bersatu telah meninggalkan Pakatan dan pemerintahan runtuh," katanya.

Hilangnya kepercayaan tersebut membuat Mahathir tidak bisa lagi menjadi ketua patai Bersatu. Dengan kata lain, dia tidak bisa menjadi perdana menteri lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Innalillahi, Anwar Ibrahim Berdukacita

57 tahun lalu

Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timur Tengah Memburuk

57 tahun lalu

Kisah Mahathir Mohamad Jatuh hingga Patah Tulang: Saya seperti Tak Punya Kaki!

57 tahun lalu

Momen Prabowo Antar Anwar Ibrahim Pulang, Semobil Menuju Halim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal