Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timur Tengah Memburuk
KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mempertimbangkan akan memotong gaji menteri jika krisis Timur Tengah memburuk. Konflik Amerika Serikat (AS)-Iran mereda dengan gencatan senjata serta pembukaan Selat Hormuz, namun tak ada jaminan kondisi ini akan bertahan terus.
Meski demikian Anwar mengakui gaji menteri Malaysia saat ini sudah relatif rendah.
“Yang penting adalah mereka melayani dengan baik,” kata Anwar, seperti dikutip dari The Star, Sabtu (18/4/2026).
Dia menambahkan, sebagai PM yang juga merangkap menteri keuangan, tak masalah gajinya dipotong, bahkan tak dibayar. Namun Anwar tetap memperhatikan kesejahteraan kabinetnya.
PM Malaysia Anwar Ibrahim Temui Prabowo di Istana, Bahas Perang AS-Israel Vs Iran
“Bagi saya, tidak masalah jika tidak menerima gaji. Tapi gaji itu adalah hak mereka selama mereka berkinerja baik, dan saya kira itu wajar," tuturnya.