Pengakuan Kontroversial 3 Pemuda Turki Tinggalkan Islam dan Jadi Ateis

Nathania Riris Michico
Ilustrasi para perempuan Turki yang mengenakan hijab. (Foto: National Geographic)

Dia tidak sendirian. Seorang profesor mengatakan, lebih dari 12 mahasiswi berjilbab mendatanginya dan mengaku mereka menjadi ateis selama setahun terakhir.

1. Pengakuan Bekir, mahasiswa teologi

Beberapa waktu lalu, saya merupakan simpatisan kelompok radikal, seperti ISIS atau Al Qaeda. Sekarang saya menjadi ateis. Awalnya saya ingin menemukan logika dalam Islam, tapi saya tidak dapat menemukannya.

Lalu saya mulai mempertanyakan Tuhan. Dulu saya mendukung pemerintahan Islam di sini. Namun, penindasan menghasilkan revolusi. Mereka ingin menindas kami dan kami mulai bereaksi.

Tapi, bukan hanya ateisme yang dianut para pelajar ini.

Dalam sebuah kelompok kerja (pOkja) di Konya, salah satu kota paling konservatif di Turki, ada beberapa klaim bahwa sejumlah pelajar madrasah mulai meyakini deisme—keyakinan bahwa ada Tuhan pencipta tapi tidak mencampuri urusan di dalam dunia.

Keyakinan para pelajar ini, sebagaimana dilaporkan beberapa surat kabar oposisi, tumbuh karena menilai "ketidakkonsistenan dalam Islam".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal