Pengadilan Kejahatan Perang Gaza Serukan Israel Dikucilkan dari Kancah Internasional

Anton Suhartono
Pengadilan kejahatan perang Gaza menyerukan agar Israel diusir dari seluruh organisasi internasional, termasuk PBB (Foto: AP)

Kecaman terhadap Keterlibatan AS

Juri juga menyoroti peran aktif pemerintah AS yang dinilai turut mendukung tindakan Israel, baik melalui bantuan senjata, dukungan intelijen, maupun perlindungan diplomatik. Dukungan itu dianggap sebagai bentuk keterlibatan langsung dalam kejahatan genosida.

Selain mengutuk Israel dan sekutunya, pengadilan menilai dua poin utama rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Presiden AS Donald Trump justru mengabaikan hak-hak rakyat Palestina. Rencana itu, menurut juri, gagal memberikan mekanisme pertanggungjawaban terhadap pelaku kejahatan perang.

Seruan Tanggung Jawab Global

Dalam pernyataannya, juri menekankan bahwa Palestina harus memimpin proses pemulihan Gaza, sementara Israel dan para pendukungnya wajib menanggung biaya serta konsekuensi hukum atas kehancuran yang terjadi.

“Impunitas adalah bahan bakar kekerasan yang berkelanjutan di seluruh dunia,” tulis panel juri dalam laporan akhirnya.

Meski bukan pengadilan resmi yang memiliki kekuatan hukum mengikat, pengadilan kejahatan perang Gaza ini dipandang sebagai suara moral masyarakat sipil internasional yang menyerukan keadilan bagi korban di Gaza.

Langkah menyerukan pengucilan Israel dari lembaga internasional disebut sebagai upaya simbolik untuk menekan komunitas global agar berhenti bersikap pasif terhadap pelanggaran hak asasi manusia di Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal