Pengacara: Para Aktivis GSF Disiksa Pasukan Israel, Luka Patah Tulang

Anton Suhartono
Para aktivis misi Global Sumud Flotilla (GSF) dilaporkan mengalami luka parah akibat penyiksaan pasukan Israel (Foto: Handout)

ISTANBUL, iNews.id - Para aktivis misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) dilaporkan mengalami luka parah hingga patah tulang rusuk akibat penyiksaan yang dilakukan pasukan Israel selama penahanan. Beberapa aktivis bahkan harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami kekerasan fisik.

Sebanyak 430 aktivis dari lebih 40 negara ditahan di penjara pelabuhan Ashdod setelah kapal-kapal mereka dicegat militer Israel di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 400 kilometer dari Gaza, pada Senin lalu. Penahanan itu memicu kecaman luas dari berbagai organisasi HAM internasional.

Kelompok advokasi HAM sekaligus tim pengacara para aktivis, Adalah, mengungkap para tahanan mengalami penyiksaan berupa setrum listrik, pelecehan fisik, hingga tekanan psikologis selama berada dalam tahanan Israel.

“Setidaknya tiga aktivis dirawat di rumah sakit akibat luka serius, sementara puluhan menderita patah tulang rusuk dan kesulitan bernapas akibat kekerasan selama penahanan,” demikian pernyataan Adalah, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (21/5/2026).

Tim hukum Adalah juga mengumpulkan kesaksian serta dokumentasi terkait penggunaan sengatan listrik berulang kali terhadap para aktivis GSF. Selain itu, mereka mendokumentasikan laporan mengenai perlakuan tidak manusiawi saat para aktivis dipindahkan menuju Pelabuhan Ashdod.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal