Peneliti Temukan Virus Baru Mutasi Covid-19 dengan Tingkat Infeksi Lebih Tinggi

Arif Budiwinarto
Peneliti menemukan varian baru mutasi Covid-19 yang menyebar di Eropa dan Amerika Serikat (foto: ist)

"Kami menginterpretasi ini berarti virus tersebut nampaknya lebih menginfeksi. Menariknya, kami tidak menemukan bukti G614 menyebabkan penyakit parah," lanjutnya.

Lawrence Young, profesor medis di University of Warwic, Inggirs, menyatakan bahwa virus baru tersebut tidak berbahaya seperti Covid-19. Ini menjadi kabar baik, sebab tak menutup kemungkinan Covid-19 akan bermutasi jadi virus baru yang lebih 'lemah' dan mudah diatasi.

"Penelitian saat ini menunjukkan bahwa sementara varian virus G614 mungkin lebih menular, tetapi tidak menyebabkan penyakit."

"Ada harapan bahwa saat infeksi SARS-CoV-2 (Covid-19) menyebar, virus mungkin menjadi kurang patogen," ungkapnya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Seleb
3 bulan lalu

Ariana Grande Terkena Covid-19 hingga Sejumlah Acara Dibatalkan, Begini Kondisinya

Health
3 bulan lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

Mobil
3 bulan lalu

Pemerintah Siapkan Insentif Otomotif, Skema Mirip saat Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal